IKM Serahkan Bantuan Uang Tunai untuk Korban Terdampak Kebakaran Kemayoran Jakarta

Jakarta – Korban terdampak kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat menerima bantuan kemanusiaan berupa uang tunai dari Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM).

Bantuan tersebut diserahkan kepada korban terdampak kebakaran yang berjumlah lebih kurang 400 kepala keluarga pada Rabu (18/12/2024).

Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IKM Jakarta, Braditi Moulevey Rajo Mudo didampingi oleh seluruh jajaran dari IKM.

“Kami menyerahkan bantuan kepada korban terdampak kebakaran di Kemayoran. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan penderitaan korban terdampak kebakaran,” kata Braditi Moulevey Rajo Mudo, Kamis (19/12/2024).

Pada kesempatan itu, Braditi Moulevey dan jajaran menyempatkan melihat langsung lokasi terdampak kebakaran dan posko yang didirikan oleh IKM.

“Ini sebagai bentuk tanggungjawab moral kami dari perantau yang berada di Jakarta. Urusan kemanusiaan adalah urusan kita bersama. Pada kesempatan ini kami serahkan total bantuan Rp35 juta dalam bentuk uang tunai yang merupakan donasi dari pengurus DPP, DPW, DPD hingga DPC,” katanya.

“Saya berharap korban terdampak kebakaran tetap tabah dan kuat dalam menjalani kehidupan pasca kejadian ini,” sambung pria yang akrab disapa Levi tersebut.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) IKM Kemayoran, Murizal mengatakan, pihaknya menyerahkan bantuan berupa uang tunai kepada korban terdampak kebakaran.

“Uang ini diharapkan dapat mereka gunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari atau mendesak,” katanya.

Murizal mengatakan, alasan IKM memberikan bantuan berupa uang tunai karena bantuan fisik seperti busana layak pakai, bahan pokok dan lain sebagainya sudah silih berganti berdatangan.

“Bahkan Wapres Gibran, Pak Jusuf Kalla dan tokoh politik serta masyarakatnya juga sudah banyak berdatangan. Bantuan ini kami serahkan kepada 400 korban terdampak kebakaran, di mana 20 di antaranya merupakan orang Minangkabau,” tuturnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mencatat sebanyak 600 keluarga terdampak Kebakaran di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus). Sebanyak 1.800 orang pun terpaksa mengungsi.

“Objek terdampak dalam peristiwa ini kurang lebih 200 rumah tinggal semipermanen, dan sebanyak 600 KK atau 1.800 jiwa yang melanda 8 RT dalam 1 RW,” kata Kepala BPBD Jakarta, Isnawa Adji dalam keterangannya.

Rincinya, sebanyak 125 jiwa di antaranya balita. Selain itu, terdapat 525 orang lansia, 700 orang dewasa, 205 orang siswa SD, 150 orang siswa SMP, dan 95 orang siswa SMA.

“BPBD DKI mencatat kebakaran mengakibatkan 13 korban luka yang seluruhnya sudah ditangani dan mendapatkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit,” katanya.

Kebakaran pertama kali dilaporkan pada Selasa (10/12/2024) pukul 12.25 WIB. Petugas langsung dikerahkan pada pukul 12.33 WIB untuk melakukan operasi pemadaman.

Api mulai berangsur padam sekitar pukul 15.00 WIB dengan mengerahkan 128 personel dan 32 unit mobil pemadam kebakaran. (*)

Berita TErbaru

Jaringan

Pengurus IKM Jakarta

DPD IKM Jakarta

Contact

admin@ikmjakarta.id

© 2024 Dari Rantau untuk Ranah